media publik

Polda Kalsel Bersama Gubernur Tanam Padi
By: On:

Polda Kalsel Bersama Gubernur Tanam Padi

Marabahan, mediapublik.net

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang akan berlangsung pada 18 Oktober 2018 mendatang disambut antusias oleh seluruh warga Kalimantan Selatan (Kalsel). Tanpa  terkecuali Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) yang dalam event besar ini selain melakukan pengamanan juga ikut berpartisipasi dengan terjun langsung menanam bibit padi.

Hal itu terlihat saat Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si memimpin anggotanya turun ke sawah di Desa Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang menjadi tempat puncak Hari Pangan Sedunia (HPS).

Menggunakan pakaian dinas dan tanpa menggunakan alas kaki, Kapolda Kalsel tampak mahir dan cekatan menanam bibit padi di lahan Polda Kalsel dan jajaran yang luasnya 4 hektare.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengatakan, ia beserta Pejabat Utama dan segenap personel Polda Kalsel dan Polres Jajaran turun langsung menanam bibit padi sebagai tanda menyemarakkan Hari Pangan Sedunia yang akan segera diselenggarakan pada 18 Oktober 2018 mendatang.

“Terjun langsung menanam seperti yang saat ini dilakukan sudah menjadi kebiasaan saya dulu,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Selasa (16/10/2018).

Kapolda Kalsel berharap bibit padi yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, subur, menghasilkan padi yang banyak, sehingga dapat menghasilkan swasembada pangan.

“Mari kita sukseskan Hari Pangan Sedunia (HPS), untuk itu saya Kapolda Kalsel beserta seluruh personel Polda Kalsel dan Polres Jajaran hadir di tempat ini untuk menanam bibit padi dalam rangka ikut berpartisipasi agar Hari Pangan Sedunia (HPS) sukses,” tutur Kapolda Kalsel.

Penanaman bibit padi jelang peringatan puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) dihadiri Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si juga  hadir sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, S.H, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat S.Ik, Dir Sabhara Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Muhamat Khosim, M.Hum, Dir Pamobvit Polda Kalsel.

Selain itu  Kombes Pol Agus Mustofa, Dir Polair Polda Kalsel Kombes Pol Gatot Wahyudi, S.H, Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H, Kabid TI  AKBP Widiatmoko, S.H., S.I.K., M.H, Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifa’I, S.I.K, Kapolres Batola AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos., S.I.K, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H, personel Polda Kalsel dan Polres Jajaran serta Forkopimda Kalsel lainnya.

Rencananya puncak peringatan berisi beragam kegiatan dan pameran yang diikuti ratusan stand mulai dari Kementerian/lembaga, BUMN, Pemerintah Daerah, Organisasi dan lainnya.

Bahkan kabarnya, puncak peringatan HPS kali ini akan dihadiri Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi). Pemkab Batola memilih lokasi lahan pertanian di Desa Jejangkit Muara sebagai tempat kegiatan. (RelHum)

 

Sosialisasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan
By: On:

Sosialisasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan

Kandangan, mediapublik.net

Sebanyak tiga ratus lima (305) orang yang terdiri dari para kepala sekolah TK ,SD,SMP,SMA,SMK, MTsN SERTA MADRASAH ALIYAH,serta perwakilan unsur pengawas sekolah se Kabupaten Hulu Sungai Selatan,menghadiri kegiatan Sosialisasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan periode 2018-2023,yang dilaksanakan diruang pendopo Hulu Sungai Selatan.16/10.

Menurut laporan yang disampaikan oleh kepala Dinas Pendidikan Nordiansyah.S.Sos, M.Si, kegiatan yang dilaksanakan ini,dari jajaran dinas Pendidikan dan dari Kementrian Agama Hulu Sungai Selatan ingin mengetahui secara lebih jelas tentang apa yang menjadi pedoman dan tujuan dalam masa Pemerintahan selama lima tahun kedepan, terutama dibidang pendidikan,sehingga dari jajaran Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama akan bisa melakukan upaya semaksimal mungkin untuk membantu program yang dijalankan,sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan.

Drs. H.Achmad Fikry, M.AP dalam sambutannya juga mengatakan,dengan disampaikannya sosialisasi Visi dan Misi kali ini,paling tidak dari jajaran dunia pendidikan khususnya bisa menentukan peran mana yang bisa dilakukan untuk membantu terlaksananya Visi dan Misi tersebut selama lima tahun kedepan.

Penyampaian Visi dan Misi sendiri disampaikan langsung oleh wakil Bupati Syamsuri Arsyad, S,AP, yang dalam hal ini memaparkan seluruh Visi dan Misi yang ada,terutama dalam kemajuan dunia pendidikan di Hulu Sungai Selatan. (mp)

Jejangkit Solusi Paceklik di Jawa
By: On:

Jejangkit Solusi Paceklik di Jawa

Marabahan, mediapublik.net

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengaku puas atas hasil ujicoba penerapan optimalisasi lahan rawa di Desa Jejangkit Muara Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel.
“(Esensi) Yang kita dilihat di sini adanya solusi baru untuk pangan Indonesia, itu yang terpenting,” katanya saat meninjau kawasan pertanian Jejangkit, Selasa (16/10).

Mentan meninjau kawasan pertanian Jejangkit dalam rangka melihat hasil percontohan optimasi lahan rawa sekaligus wahana pelaksanaan panen raya yang akan dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama para duta besar dan jajaran kementerian pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVIII tanggal 18-21 Oktober 2018.


Amran menuturkan, keberhasilan penerapan pengembangan lahan pertanian di Jejangkit Muara ini merupakan solusi baru pertanian Indonesia, khususnya dalam mengatasi masa paceklik ketika di pulau Jawa tengah berlangsung kemarau antara bulan November hingga Januari.


“Ketika di pulau Jawa bulan November, Desember, dan Januari paceklik di lahan rawa seperti di sini di bulan-bulan tersebut justru panen sehingga ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi masa paceklik itu,” katanya.


Dengan adanya solusi baru ini, Amran optimis, persoalan kekurangan pangan Indonesia ke depan dapat teratasi sepanjang lahan-lahan rawa yang ada bisa dioptimalkan dengan pola tanam seperti yang diterapkan di Desa Jejangkit Muara, Batola, Kalsel ini.
Amran mengatakan, ada 5 provinsi di Indonesia yang memiliki potensi rawa dengan luas sekiar 10 juta hektar. Saat ini baru dikembangkan Selatan-Selatan (Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan),” katanya.


Mentan menambahkan, saat ini pihaknya telah mengembangkan 50 ribu hektar lahan rawa. Sedangkan untuk Kalsel, telah ditawarkan pengembangan seluas 100 ribu hektar. “Saat ini kami sudah kerahkan 60 eskavator ke sini. Tinggal bupati, gubernur belikan solar,” katanya. (mp)

Mentan Cek Kesiapan HPS di Jejangkit
By: On:

Mentan Cek Kesiapan HPS di Jejangkit

Marabahan, mediapublik.net

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimis kesiapan peringatan hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 yang digelar 18-21 Oktober berlangsung sukses. Salah satu keoptimisan mentan setelah melihat pengembangan lahan pertanian rawa menjadi lahan pertanian produktif dinilai berhasil.

“Saya sangat senang dari hasil ujicoba pengembangan rawa di Jejangkit Muara Kecamatan Jejangkit, Barito Kuala (Batola), Kalsel ini. Inovasi ini akan mampu memberikan terobosan baru untuk ketersediaan pangan Indonesia,” katanya.
Pengembangan lahan pertanian rawa di Jejangkit yang mengangkat tema utama Pemanfaatan Lahan Rawa ini, menurut menteri, akan berhasil membangun potensi rawa menjadi lahan pertanian produktif sekaligus solusi mengatasi situasi pada saat di pulau Jawa tengah paceklik.


“Yang kita inginkan disini ada solusi baru untuk pangan Indonesia. Kami bangun lahan rawa di sini, Ini pesan terpenting dari pelaksanaan Hari Pangan Sedunia tahun ini,” katanya saat sat mengecek kesiapan pilot pengembangan lahan rawa sekaligus wahana HPS yang bakal dipanen Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada puncak pelaksanaan HPS 16 Oktober 2018 di Desa Jejangkit Muara, Jejangkit, Selasa (16/10).


Amran menerangkan, lahan rawa sebagai solusi baru ini ternyata bisa menghasilkan pangan terutama beras pada musim paceklik. Karena yang biasanya di pulau Jawa pada bulan November, Desember dan Januari terjadi paceklik dapat teratasi dengan pola pertanian rawa ini.


Terkait pengembangan lahan rawa di Jejangkit dalam rangka menyambut HPS ke-38, Amran menjelaskan, mengembangan lahan rawa menjadi lahan produktif padi seluas 4.000 hekter dan 750 di antaranya sudah ditanami padi bahkan direncanakan siap dipanen pada puncak peringan HPS.


Ia mengatakan, pemanfaatan lahan rawa dilakukan secara berkelanjutan untuk menghasilkan komoditas pangan strategis teruama beras. Saat ini pihak Kementan juga telah menyusun berbagai pendukung agar pengelolaan lahan rawa ini terus berkelanjutan.
“Ada 241 regulasi pertanian telah dicabut yang dinilai menghambat percepatan produksi pangan,” katanya sembari mencontohkah, salah satu regulasi yang dicabut itu terkait yang tadinya sistem tender menjadi penunjukan langsung sehingga bantuan bisa diturunkan ke petani secara cepat. (mp)

Ibnu  :  2019 Tak Ada Alasan Bekerja Tak Maksimal
By: On:

Ibnu : 2019 Tak Ada Alasan Bekerja Tak Maksimal

Banjarmasin, mediapublik.net

 

Rapat Kerja Camat dan Lurah se Kota Banjarmasin digelar di Aula Balai Diklat Badan Kepegawaian Daerah, Kota Banjarmasin, Kayutangi Banjarmasin Utara, Selasa 16/10/2018.

 

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina langsung bertindak sebagai pimpinan rapat dengan didampingi oleh Asisten Ahli bidang pemerintahan Gazi Akhmadi dan Kepala bagian Tata Pemerintahan, Iwan Ristianto

 

Ibnu Sina menyampaikan dengan digelarnya rapat kerja tersebut dapat meminimalisir segala kekurangan yang terjadi di seluruh Kecamatan ataupun Kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin demi menunjang kinerja yanf efektif dari seluruh Kecamatan dan Kelurahan se Kota Banjarmasin.

 

Ibnu berharap di tahun 2019 mendatang tidak ada lagi permasalahan kecamatan atau kelurahan tidak maksimal dalam mengikuti kegiatan yang sudah di program kerjakan oleh masing masing instansi dengan salah satu alasan misalnya karena kehabisan dana.

 

“Tidak ada lagi alasan tidak ada dana atau tidak cukup dana karena pemerintah kota sepenuhnya mendukung apapun yang menjadi program kerja unggulan masing masing instansi kecamatan maupun kelurahan ini” Ujar Ibnu Sina saat membuka rapat tersebut (16/10).

 

Pada kesempatan tersebut walikota Banjarmasin juga menyampaikan apapun kekurangan yang dirasakan oleh kecamatan dan kelurahan bisa dituangkan dalam rapat ini untuk dibahas dan dicari solusi bersama agar 2019 kedepan lebih baik lagi.

 

“Terlebih di tahun 2019 ini merupakan tahun politik jadi setiap kecamatan dan kelurahan dipinta harus aktif mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar untuk menciptakan kondisi pemilu damai baik dari pileg maupun pilpres” Jelas Ibnu.

 

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh 5 Camat dan 52 Lurah yang ada di Kota Banjarmasin serta unsur SKPD terkait untuk merangkum apa saja yang menjadi permasalahan dan kekurangan di tahun 2018 untuk di perbaiki di tahun 2019 mendatang.

 

“Kita harapkan dengan kita menjunjung slogan Banjarmasin Kayuh Baimbai sengaja tidak dibuat pengayuh (dayung) agar kita, saya dan masing masing pimpinan kecamatan dan kelurahan menjadi pengayuh untuk masyarakat mencapai tujuan dari jukung itu” Pungkas Ibnu Sina. (Zahid)

 

Pariwisata Bentuk SATGAS Sungai
By: On:

Pariwisata Bentuk SATGAS Sungai

Banjarmasin, mediapublik.net

Wisata susur sungai di Kota Banjarmasin sudah berjalan kurang lebih 3 tahun sejak tahun 2016 lalu, tetapi masih banyak evaluasi yang harus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin seperti pembenahan pada petugas pelayanan wisata susur sungai tersebut.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq menyebutkan perlunya petugas khusus dalam segi pengamanan, kebersihan dan ketertiban wisata susur sungai di Kota Banjarmasin, terlebih wisata sungai Banjarmasin sudah cukup maju untuk di ekspos ke luar negeri.

“Keinginan saya kedepannya adalah dengan mewujudkan siring tendean utamanya benar benar bersih dan nyaman, meski ada PKL dimana mana tapi ditata dengan sebegitu rupa sehingga menciptakan ruang publik yang nyaman untuk dikunjungi” Kata Ihsan kepada sumber mediapublik.net (16/10).

Adapun Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi menuturkan akan membentuk Satgas susur sungai yang akan direalisasikan pada 2019 mendatang, dengan melibatkan orang orang yang memang berkompeten dibidang susur sungai tersebut.

“Apalagi Wisata sungai kita yang sudah dilirik warga mancanegara, kita bisa lihat kemaren 16 mahasiswa asing datang kesini untuk melihat apa saja wisata kita dan yang paling memberi bekas berkesan kepada mereka saat kami tanya adalah wisata susur sungainya” Ucap Khuzaimi.

Khuzaimi atau yang lebih dikenal dengan Jimy menerangkan guna dari satgas susur sungai ini nantinya adalah untuk memberikan wawasan pegetahuan dan mendampingi para wisatawan saat menikmati wisata susur sungai yang ada di kota Banjarmasin.

“Mungkin di bulan depan akan kami bentuk para relawan yang ada di kota Banjarmasin untuk membantu pemerintah dalam hal melestarikan wisata susur sungai yang menjadi andalan ciri khas kota Banjarmasin ini” Ungkap Khuzaimi.

Khuzaimi mengatakan beberapa LSM dan Organisasi yang terkumpul di bawah bimbingan Disbudpar Kota Banjarmasin sudah diberitahu atas keinginan dari pihak pemerintah kota untuk membentuk adanya satgas susur sungai demi menciptakan kondisi yang nyaman bagi para pelancong atau wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Saya harap nanti dari satgas ini harus bisa berbahasa asing untuk kemudahan berinteraksi dengan turis yang berkunjung ke Banjarmasin” Pungkas Khuzaimi. (Zahid)

 

Rencanakan Buat Meriam Belanda
By: On:

Rencanakan Buat Meriam Belanda

Banjarmasin, mediapublik.net

Kota Banjarmasin berencana akan segera membuat tugu meriam belanda yang ditemukan saat pembenahan jalan jendral sudirman, Banjarmasin Tengah pada bulan september 2016 lalu.

Menurut informasi yang dihimpun, rencana pembuatan tugu meriam tersebut adalah dengan peletakkan jenis replika dari meriam yang ditemukan di jalan Jendral Sudirman yang akan diletakkan disamping menara pandang.

Kepala Seksi Pembinaan Kepurbakalaan dan Cagar Budaya Kota Banjarmasin, Andi menerangkan saat ini rencananya masih belum pasti dipasang dititik mana tepatnya, ada dua titik yang direncanakan oleh pemerintah kota.

“kami masih merencanakan antara 2 tempat,  ada 1 rencana yaitu di samping menara pandang dan yang kedua di siring sudirman seberang menara pandang, kami menunggu keputusan pak walikota juga” Kata Andi kepada wartawan Banjarhits.id (15/10).

Andi menyampaikan kemungkinan dalam  seminggu kedepan akan menghadap walikota Banjarmasin untuk memastikan titik pemasangan meriam tersebut, supaya bisa cepat dibangun tugu meriam sesuai dengan arahan dari sejarawan LKS2B Kalimantan Selatan.

“Sesuai dengan rekomendasi dari pak Mansyur, Ketua LKS2B maka bentuk meriam itu sendiri kita pasang reflikanya yang sesuai dengan aslinya beserta prasasti dengann keterangan tentang info meriam itu” Ujar Andi.

Adapun Ketua LKS2B Kalimantan Selatan, Mansyur menjelaskan

penemuan ini adalah model meriam (cannon) yang ditemukan di (Situs) Fort/Benteng Tatas. Bekas lokasi benteng ini sekarang di Masjid Sabilal Muhtadin dan Siring Sungai Martapura, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.

“Memiliki berat peluru 12 pdr/pounder dan berukuran 12 caliber. Diproduksi Pabrik Besi Carron Company, Skotlandia yang dibeli Perusahaan Dagang Belanda (VOC atau Vereenigde Oost Indische Conpagnie). Terbuat dari bahan c-I atau cast iron (besi tempa). Meriam ini diproduksi dan dipasarkan sejak tahun 1787” Jelas Mansyur.

Mansyur menambahkan termasuk tipologi meriam benteng atau fortress/stronghold cannon atau biasanya diistilahkan meriam statis. Penempatan-nya di sudut benteng/bastion yang memiliki empat bastion. “Meriam (cannon) ini didatangkan ke Fort/Benteng Tatas, Banjarmasin sekitar tahun 1787 untuk memperkuat pertahanan VOC di Benteng Tatas” Pungkas Mansyur.(Zahid/BH)

 

Wisata susur sungai di Kota Banjarmasin sudah berjalan kurang lebih 3 tahun sejak tahun 2016 lalu, tetapi masih banyak evaluasi yang harus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin seperti pembenahan pada petugas pelayanan wisata susur sungai tersebut.

 

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq menyebutkan perlunya petugas khusus dalam segi pengamanan, kebersihan dan ketertiban wisata susur sungai di Kota Banjarmasin, terlebih wisata sungai Banjarmasin sudah cukup maju untuk di ekspos ke luar negeri.

 

“Keinginan saya kedepannya adalah dengan mewujudkan siring tendean utamanya benar benar bersih dan nyaman, meski ada PKL dimana mana tapi ditata dengan sebegitu rupa sehingga menciptakan ruang publik yang nyaman untuk dikunjungi” Kata Ihsan kepada wartawan Banjarhits melalui telepon seluler (16/10).

 

Adapun Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi menuturkan akan membentuk Satgas susur sungai yang akan direalisasikan pada 2019 mendatang, dengan melibatkan orang orang yang memang berkompeten dibidang susur sungai tersebut.

 

“Apalagi Wisata sungai kita yang sudah dilirik warga mancanegara, kita bisa lihat kemaren 16 mahasiswa asing datang kesini untuk melihat apa saja wisata kita dan yang paling memberi bekas berkesan kepada mereka saat kami tanya adalah wisata susur sungainya” Ucap Khuzaimi.

 

Khuzaimi atau yang lebih dikenal dengan Jimy menerangkan guna dari satgas susur sungai ini nantinya adalah untuk memberikan wawasan pegetahuan dan mendampingi para wisatawan saat menikmati wisata susur sungai yang ada di kota Banjarmasin.

 

“Mungkin di bulan depan akan kami bentuk para relawan yang ada di kota Banjarmasin untuk membantu pemerintah dalam hal melestarikan wisata susur sungai yang menjadi andalan ciri khas kota Banjarmasin ini” Ungkap Khuzaimi.

 

Khuzaimi mengatakan beberapa LSM dan Organisasi yang terkumpul di bawah bimbingan Disbudpar Kota Banjarmasin sudah diberitahu atas keinginan dari pihak pemerintah kota untuk membentuk adanya satgas susur sungai demi menciptakan kondisi yang nyaman bagi para pelancong atau wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

 

“Saya harap nanti dari satgas ini harus bisa berbahasa asing untuk kemudahan berinteraksi dengan turis yang berkunjung ke Banjarmasin” Pungkas Khuzaimi. (zahidi)

 

Syukuran dan Silaturahmi APDESI / Kepala Desa se Kabupaten HSS dengan Bupati dan Wakil Bupati HSS Periode Tahun 2018-2023
By: On:

Syukuran dan Silaturahmi APDESI / Kepala Desa se Kabupaten HSS dengan Bupati dan Wakil Bupati HSS Periode Tahun 2018-2023

Kandangan, mediapublik.net

Bertempat di Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M.AP didampingi Wakil Bupati Syamsuri Arsyad, S.AP menghadiri kegiatan “Syukuran dan Silaturahmi APDESI / Kepala Desa se Kabupaten HSS dengan Bupati dan Wakil Bupati HSS Periode Tahun 2018-2023.Senin(15/10/2018)

Dalam kesempatan ini, M. Subeli selaku Ketua APDESI Kab. HSS menyampaikan bahwa kegiatan malam ini adalah semata – mata keinginan para Kades se Kabupaten HSS yang ingin bersilaturahmi bersama Bapak Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2018-2023.

Turut dirangkai dalam kegiatan ini audiensi bersama Bupati dan Wakil Bupati yang dipandu oleh Drs.Kamidi, M.IP selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. HSS.

Sebagai pengantar audiensi, Bapak Bupati menyampaikan bahwa pihaknya bersama Wakil Bupati akan selalu terbuka kepada seluruh Kepala Desa tentang bagaimana cara membangun Desa agar Desa mempunyai fleksibilitas memenuhi keinginan masyarakat.

Lebih lanjut H. Achmad Fikry menghimbau kepada Kepala Desa agar mengelola dana dengan baik dan benar juga secara manajemennya, yang harus kita luruskan adalah pengelola keuangan di Desa itu adalah Kaur Keuangan, jadi Kepala Desa tidak lagi mengelola keuangan agar terhindar dari masalah hukum.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD HSS, Plh. Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Pemerintahan, Kepala OPD lingkup Pemkab HSS, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten HSS.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan
BUPATI HSS MELEPAS PESERTA KONTINGEN PENTAS PAI 2018
By: On:

BUPATI HSS MELEPAS PESERTA KONTINGEN PENTAS PAI 2018

Kandangan, mediapublik.net

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS)Drs.H.Achmad Fikry,M.AP menghadiri acara pelepasan kontingen Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) kab.HSS dan sekaligus melepas peserta kontingen tersebut, acara ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kab. HSS Drs. H. Saribuddin, M.Pd.I, Kepala Dinas Pendidikan kab.HSS Nordiansyah,S.Sos,M.Si, para jajaran staf kemenag HSS, dan peserta kontingen. Bertempat dihalaman Kantor Kementrian Agama Kab.HSS. Selasa 16 oktober 2018.

Dalam laporan panitia pelaksana Jumlah Peserta Yang ikut Lomba jenjang SD, SMP, SMA/SMK berjumlah 32 Orang yang terdiri dari 20 orang Perempuan, dan 12 laki-laki dengan Pendamping keseluruhan 22 orang yang mewakili semua 11 kecamatan yang ada di HSS, tempat pentas ini dilaksanakan di Asrama Haji Banjarbaru.

Adapun tujuan mengikuti pentas ini untuk Menumbuhkan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Allah SWT, Meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengenalan peserta didik terhadap nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta Menumbuhkembangkan pembentukan sikap, mental, sportivitas, kejujuran dan ukhuwah Islamiyah antar sesama siswa, sekaligus dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kompetensi dan prestasi p€serta didik di bidang PAL dan Meningkatkan keberanian kemandirian peserta didik dalam menumbuhkan bakat dan minatnya juga Menumbuhkan sikap persatuan dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan rasa tanggung jawab & demokratis.

Dalam arahanya Bupati HSS Drs.H.Achmad Fikry,M.AP menyampaikan keberangkatan peserta kontingen ini sebagai perwakilan kab.HSS di ajang pentas nanti tunjukkan prestasi terbaik masing-masing,tentu hasilnya akan membawa nama baik kabupaten HSS.

Bupati HSS sangat mengaprisiasi kegiatan ini dan desain baju yang dikenakan peserta kontingen yang bagus, tentunya itu juga sebagai penyemangat peserta tampil di pentas PAI tingkat provinsi nanti.

Bupati HSS juga menyampaikan saat periode pertama slalu mengingatkan dengan bahasa “berpikir dan berusaha apa yang seharusnya bukan apa adanya” hari ini terlihat dari anak-anak peserta ini yang berpikir apa yang seharusnya,mereka memiliki prestasi & keterampilan yang bisa mereka banggakan yang akan ikut ketingkat provinsi.

Dikatakan pula di periode kedua ini lebih menekankan istilah inovasi, maka visi kami adalah CINTA ( Cerdas, INovasi, Teknologi & Agamis). Mudah-mudahan semangat-semangat ini mendorong anak-anak untuk bisa beraktivitas, punya keterampilan-keterampilan yang tertentu pada gilirannya mereka bisa mempersiapkan dirinya menjadi anak yang mandiri.

Diakhir sambutanya Bupati HSS berpesan kepada peserta kontingen untuk selalu menjaga kesehatan, dengan kesehatan yang baik dan prima agar mendapatkan hasil yang terbaik di tingkat Provinsi. (mp)

PT KJW Janji Mendukung Kegiatan GAHIPBTA
By: On:

PT KJW Janji Mendukung Kegiatan GAHIPBTA

Pelaihari, mediapublik.net

Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut (GAHIPBTA) tak lama  lagi akan menjadi sebuah Yayasan Peduli Lingkungan Hijau , Bekantan yang sah dimata hukum dan diakui oleh negara.

Hal ini disampaikan Pembina GAHIPBTA Firdaus  saat berbincang langsung dengan Pimpinan PT Kintap Jaya Wattindo (KJW)  Perk.Pelaihari Bejo Utomu di ruang kerjanya, Senin (16/10) .

Demi menyelamatkan hutan dan melestarikan Bekantan kini GAHIPBTA terus melakukan pembenahan konsolidasi kepengurusan, sosialisasi serta sarana pendukung produk perlindungan hutan sekaligus memfasilitasi kenyamanan pengunjung untuk bisa mencapai kawasan Bekantan ini dengan aman dan nyaman, kata Firdaus.

Sementara itu PT  KJW sangat mendukung langkah GAHIPBTA, dan berjanji akan selalu terbuka untuk kegiatan yang bertujuan melestarikan bekantan dan habitatnya, dan siap memfasilitasi jika sewaktu waktu ada kegiatan yang kiranya memerlukan tempat ataupun kendaraan, dalam menunjang kelancaran kegiatan dikawasan tersebut, ujar Bejo.

Sekretaris GAHIPBTA Kumaini yang mendampingi Pembina menyatakan kegembiraannya atas komitmen perusahaan, yang  peduli menyambut baik keinginan GAHIPBTA  untuk melestarikan  bekantan.

Dia  berharap sesuai yang diutarakan Pembina  secepatnya dermaga untuk keberangkatan maupun dermaga singgah segera di permanenkan, sehingga memudahkan orang yang berkunjung untuk naik maupun berlabuh melintasi sungai menuju kawasan hutan bekantan  dengan menggunakan Klotok (red.  perahu bermesin).

Pada Pemerintah GAHIPBTA sangat berharap agar kiranya dilakukan sosialisasi langsung kepada msyarakat tentang binatang langka ini  maupun hutan, selain itu memberikan pengetahuan tentang bahasa Inggeris  dan kewisataan.

Hal ini bertujun agar masyarakat semakin sadar bahwa di desa Panjaratan  Kabupaten Tanah laut  memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan  di sektor Pariwisata dan edukasi pendidikan. Sementara bahasa akan menjadi alat untuk interaksi dengan bahasa Dunia siapa saja yang datang berkunjung kekawasan Bekanta ini. (kumai/mp)