Banjarmasin Sasirangan Festival Siap Mendunia

Banjarmasin, mediapublik.net

Gelaran  Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ketiga yang digelar diatas Sungai Martapura Siring Menara Pandang Banjarmasin tadi malam (6/3) menjadi istimewa dengan kehadiran pejabat diluar Provinsi Kalsel Wagub. Kalteng Said Ismail, Walikota Balikpapan Ahmad Efendi , Sekda Kalsel Haris Makie serta mewakili Gubernur dan  jajaran Pejabat lainnya.

Panggung yang ditata apik diatas sungai Martapura dengan pijakan pentas  tongkang dialas dengan karpet merah menjadi beda ketika para undangan serta para Designer Modeling memperagakan Busana Sasirangan dengan berbagai motif warna yang memukau para pengunjung menyaksikannya.

Lebih menarik lagi dengan kehadiran Taqy Malik sebagai Tahfiz di Negara Arab repsentasi anak muda milenial yang dinobatkan sebagai Duta Digital Ambasador  Sasirangan Banua yang mendunia. Serta Artis ibukota Cakra Khan yang sempat berduet melantunkan lagu Banjar Ampar-Ampar Pisang  berduet dengan Walikota Ibnu Sina diteruskan lagu Butiran Debu.

Aktraktif lagi Walikota Ibnu Sina Bersama Chakra spontan menaiki klotok  tepat diatas atapnya berjalan merapat menuju panggung Menara Pandang mendatangi para Undangan warga yang sedang menyaksikan pertunjukan BSF.

Tebaran senyum Walikota Baiman ini yang jadi pusat perhatian undangan dalam komentarnya di panggung BSF tersebut mengatakan potensi wisata sungai dan kehidupan masyarakat Banjar keunikan pasar terapung yang berusia ratusan tahun , kain sasirangan warisan budaya urang bahari, serta kuliner Banjar adai 41 macam lezat menggoda selera eksokotis kuin kacil merupakan   Surga tersembunuyi dipinggiran kota menjadi destinasi wisata yang menarik dan unik dari 36 destinasi wisata yang ada di kota Banjarmasin.

Karaketeristik Sungai yang hadirkan sensasi bagi wisata yang berbeda dengan wisata lain. Kalau Presiden tetapkan 10 Bali baru semua itu berbasis pantai dan gunung   maka Banjarmasin mengajukan basis ke 11 dengan berbasis wisata sungai.

Karena itu dalam Festival kegiatan hari ini dalam warisan Banjar sangat berharga kain Sasirangan dimana 12 motifnya sudah dipatenkan. Mudah-mudahan menjadi salah satu kesempatan kita mengembangkan para pengrajin hususnya ada di Banjarmasin Kalsel.

BSF yang digelar kembali dalam rangkaian ini demi  mengangkat harkat dan martabat kain sasirangan sehingga menjadi salah satu kain yang dikenal secara nasional bahakan  internasional siap mendunia. Ujar Ibnu diteruskan dengan lantunan Pantun, Kasungai Miai handak mangajar singgah di pekauman manukar manggga, budaya sungai budaya banjar sasirangan mendunia kebanggan kita.

Di BSF ini juga secara resmi Walikota dalam rangka melestarkan kain sasirangan tetapkan kain sasirangan sebagai salah satu pakaian resmi seluruh ASN tingkat kota pada  hari kamis jum,at, kemudian satu hari dalam sebulan mewajibkan seluruh jajaran Pemko Banjarmasin wajib gunakan kain sasirangan pewarna alam.

Gubernur Kalsel melalui Sekda Kalsel Abdul Haris Makkie, mengatakan mengapresiasi atas giatnya melaksanakan dapat menyelenggarakan festival ini. Sasirangan kain has kalsel yang tiada duanya sehingga upaya melestarikan  budaya ini sangat baik untuk menjaga kelangsungan kain sasirangan  dan budaya kalsel.

Kain sasirangan adalah kain adat suku banjar kalsel yang diwariskan secara turun temurun sejak abad  12, kain ini merupakan ciri has bedakan Kalsel dengan daerah lainnya. Festival ini merupakan kegiatan agenda wisata Banjarmasin diharapkan menjadi mahnit wisata hususnya Banjarmasin.  

Banjarmasin banyak orang tertarik berkunjung tertarik dengan keunggulannya yang sudah menjadi Aset kalsel. Dalam BSF ini hendaknya dapat dijaga dilestariakan terus agar tak tergerus oleh zaman. Haris berharap menjadi mementum bagi warga kalsel untuk terus digali agar memberikan kontribusi bagi pembangunan Kalsel di kepariwisataan nasional daerah hususnya.

Sementara Walikota Balikpapan Kaltim Ahmad Efendi menyambut gembira keberadaan BSF digelar adalah acara luar biasa , sekarang saat ini  tak lagi orang pakai sasirangan di Banjarmasin kalsel tapi sudah di Jakarta. Jadi wajarlah dinasionalkan sasirangan. Ini hasil kerja yang luar biasa bagi walikota.

BSF yang digelar hari ini , Banjarmasin ini luar biasa sasirangannya,  makanannya oke berharap Banjarmasin  jadi center Fashion Kalimantan. Dukungan Kaltim agar untuk  warga Banjarmasin Kaltim  mereka juga dapat meneruskan kain sasirngan ini .

Wagub Kalimantan Tengah  Said Ismail  memberikan apresiasi salut luar biasa kepada Walikota Ibnu Sina dengan gagasan inovatif jadikan BSF yang dari awal dilihat  peragaanya coraknya luar biasa saya kira  termasuk dari pencinta batik sasirangan terbukti  yang saya pakai ini.

Dengan festival ini saya berharap sasirangan bisa go internasional, kalo nasional sudah tak diragukan lagi, ini terbukti dari kunjungan saya keluar daerah  provinsi lain sering lihat pejabat diprovinsi lain juga pakai kain sasirangan diharapkan dengan inovasi yang ada sasirang go internasional, terpenting kita cinta produk banua jelas Said. (Advertorial/Firdaus)

author

Author: