LAPSUS Hari Jadi Balangan ke 13

KP2TPM  :
Layani  Masyarakat Dengan Gedung Refsesentatif

balangan    20160329_204450Pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Balangan kini semakin terlihat. Tadinya kota ini hanyalah sebagai bagian dari Kota Kabupaten Hulu sungai Utarayang masih tertinggal dengan kota kabupaten lain.
Seiring perkembangan waktu Kabupaten yang dimekarkan resmi  8 April 2003   lalu, tata kota mulai tersusun baik, infrastrukutur jalan dari    Kecamatan mulai tersambung sampai ke Pusat Kota Balangan. Gedung perkantoran masing-masing SKPD hampir 100 % dengan phisik baru sudah terbangun.
Begitu juga terhadap taman perkotaan mulai dibenahi dengan penataan apik dan indah. Menariknya lagi diusia hari jadi kabupaten Balangan ke 13 tepatnya tanggal 8 April 2016, bupati  Balangan Ansharudin dan Wakil Bupati Balangan    menyikapi tuntutan Pemerintahan dan daerah  agar terus dilakukan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat ,  telah terbangun sebuah Kantor PelayananPerijinan Terpadu dan Penanaman Moda (   KP2TPM  ) yang refsentatif guna memberikan pelayanan maksimal  memudahkan  masyarakat dalam  pengurusan perijinan dan penanaman modal.
Suasana kantor sejuk berfasilitas AC dengan penaataan loby ruang tunggu yang luas serta hiburan layar kaca ditambah Koran dan majalah sebagai bacaan informasi  dilengkapi toilet  tentunya tak akan membosankan bagi pengunjung yang datang ketempat ini untuk mengurus perijinan. Apalagi keramahan para petugas KP2TPM dalam memberikan pelayanan.
Ini adalah sebuah wujud tangung jawab moral pemerintahan dalam memelihara kepercayaan yang telah diberikan oleh warga Kabupaten Balangan. Dalam kapasitas sebagai pemegang kedaulatan negara , masyarakat berhak menerima pelayaan terbaik, yakni mudah , cepat, pasti dan dengan harga yang yang terjangkau pula.
Hal ini berarti bahwa pelayanan prima bukan hanya sekedar memenuhi tuntutan dan dinamika yang berkembang dalam masyarakat, melainkan didasari niat baik dan keinginan untuk menjadikan warga Kabupaten Balangan sebagai pelanggan yang harus dilayanai dengan sebaik-baiknya.
KP2TPM Kabupaten Balangan  terbentuk sebagai perwujudan cita-cita Pemerintah Kabupaten Balangan untuk mewujuidkan Good Gevernance melalui penyederhanaan birokrasi, sehingga terciptanya  sosok pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan terutama dibidang perizinan dan non perizinan.
Pelayanan perizinan disederhanakan dengan menempatkan seluruh proses perizinan secara terpadu pada satu kantor , prosedur, pengurusan menjadi semakin mudah, cepat, transparan dan menjamin kepastian mutu pelayanan , pengelolaan yang lebih professional yang bermuara pada semakin baiknya kualitas pelayanan.  (MP)

Berikan Pelayanan Prima

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal  (KP2TPM) Balangan dibentuk bulan Juli tahun 2008 melalui Perda Kabupaten Balangan Nomor 3 tahun 2008. Dalam kegiatannya meliputi  penyelenggaraan perizinan  dan Non Perizinan pada proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan hingga ketahap terbitnya dokumen izin dilakukan dalam satu tempat sebagai alur/ prosedur yang telah ditetapkan.
Maksud pembentukan KP2TPM kabupaten Balangan  agar penyelenggaraaan pelayanan perizinan dan Non Perizinan oleh Pemerintah Daerah dapat dilaksanakan secara baik dan prima melalui pelayanan terpadu satu pintu , sehingga dapat memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan perizinan dan non perizinan yang lebih mudah, cepat , pasti, dan transparan.
Pembenahan pelayanan birokrasi  yang selama ini cenderung dicitrakan jelek terus menjadi wacana baik ditingkat public maupun dilingkungan pemerntahan  itu  sendiri. Pada level publik  mislanya muncul tuntatan yang sangat kuat agar pemerintah konsisten  untuk melaksanakan reformasi birokrasi dengan memberkan pelayanan prima kepada publik.
Sedangkan ditingkat pemerintah sendiri , harus diakui pula bahwa secara Legal formal pembenahan pelayanan public  terus mendapat perhatian khusus. Sejumlah kebijakan diterbitkana agar penyelenggaraaan pelayanan prima di kabuapten Balangan segera terealisasi.
Berkenaan dengan Investasi  yang menanamkan modalnya di daerah pertambangan ini , ada 3 investor yang melakukan penanaman modal tepatnya tahun 2015 yakni Investor
Perumahan,  menara komunikasi, limbah olie. Nominal investasi kisarannya Rp 24 miliar. Dengan keberadaan Investasi tersebut tentunya berdampak secara umum bagi masyarakata  adalah sebagai peluang kerja bagi warga dalam mengisi pekerjaan . sementara  terpancangnya menara komunikasi tersebut menambah kelancaran dalam hubungan  komunikasi  sangat besar,  sehingga  daerah –daerah yang terpencil dapat denga mudah dijangkau dengan komunikasi.  (Tim MP)

Rate this article!
author

Author: