Masyarakat Palangka Raya Mulai Sadar Tentang KB

Palangka Raya Antara – Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengatakan masyarakat yang ada di daerah itu mulai sadar akan program keluarga berencana

“Kami akui masyarakat mulai banyak mengikuti program keluarga berencana (KB). Baik yang aktif maupun yang baru,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kota Aratuni D Djaban di Palangka Raya, Sabtu.

Dia menjelaskan, peserta KB baru tahun 2015 tercatat sekitar 6.716 warga. Sedangkan peserta KB aktif tahun 2015 tercatat sebanyak 29.072 warga. Semua mereka dari lima Kecamatan, 30 Kelurahan.

Ini sesuai dengan target yang meliputi dua metode yakni metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dan non MKJP. Peningkatan jumlah peserta KB baru menurut data 2015 cukup signifikan. Artinya, lambat laun mulai mengerti tentang pentingnya mengikuti program KB.

Mantan Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan kota itu mengatakan, jumlah peserta KB baru MKJP dan non MKJP tahun 2015 yang menggunakan “intra uterine devices” (IUD) 203 orang, medis operatif wanita (MOW) 398 orang, dan Implan (IMP) 598 orang.

Jumlah peserta KB baru non MKJP yang menggunakan suntik ada 2.906 orang, menggunakan pil ada 1.802 orang, dan yang menggunakan kondom tercatat 809 orang.

Untuk tahun 2016, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kota masih melakukan pelayanan pendataan di lima Kecamatan 30 Kelurahan di Palangka Raya.

“Warga yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang pada tahun lalu masih sedikit. Untuk itu, pada tahun ini kami akan akan lebih meningkatkan upaya pemenuhan target program MKJP,” demikian Aratuni.

banner 300x250