Zony Laporkan Sekda & Bupati Tabalong ke Bareskrim

 

Banjarmasin, Mediapublik.net

Penonaktifan jabatan Wakil Bupati Tabalong Zony Alfianoor  oleh Sekda Tabalong Drs. H.A.M. Sangaji , M.Si  berbuntut panjang. Merasa tak terima apa yang dipersalahkan , kini politisi partai Demokrat ini melaporkannya ke Bareskrim POLRI.

Dihadapan sejumlah wartawan di Banjarmasin minggu lalu Zony  mengatakan ini merupakan pencemaran nama baik yang membuat dia tak nyaman dalam kegiatan di Pemerintahan Kabupaten Tabalong yang telah diberitahukan kepada segenap Institusi di Pemkab. Tabalong.

Padahal saat ini Zony  berstatus tak memenuhi syarat dalam ketentuan sebagai seorang yang termasuk dalam DCT  DPR RI dari Partai Demokrat.

Tak hanya Sekda,  Bupati Tabalong H. Anang syakhfiani juga dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik sebagaiman diatur dalam pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

Disinggung kenapa Sekda Sangaji menonaktifkan pria berkacamata ini, pasalnya sumber dari surat KPU RI bernomor 1129/PL.01.4-Kpts/06/KPU/IX/2018, tertanggal 20 September 2018  dinyatakan H Zony Alfianoor masuk dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI dapil Kalsel 1 nomor urut 2 dalam Pemilu 2019.

Atas dasar itu, Sekdakab Tabalong H.A.M Sangadji kemudian mengeluarkan surat bernomor B.1187/Setda Umum/058/X/2018, tanggal 11 Oktober 2018 tentang penonaktifan Wakil  Bupati Tabalong Zony Alfiannoor.

Sementara Itu Masrudin Wakil Ketua DPRD Tabalong kepada Media Publik mengatakan Zony saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Tabalong,  apabila sudah ada paripurna Rapat DPRD Tabalong maka keputusan itu menjadi dasar bagi status Zony di pemerintahan. Intinya saat ini Zony masih menjabat sebagai Wakil Bupati.

Agar kesimpang siuran ini bisa menjadi jelas Kami DPRD siap untuk memfasilitasi melakukan mediasi agar permasalahannya bisa menjadi jelas ujar Masrudin. (MP)

author

Author: