Hingga 1 bulan Penyedia MBG SPPG Panggung Pelaihari berjalan aman dan lancar

mediapublik.net/, Pelaihari

Ditengah maraknya pemberitaan kejadian tentang keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)  diberbagai Kota Nusantara termasuk di Martapura Kabupaten Banjar waktu lalu, tentu ini menjadi Pelajaran berharga bagi Penyedia Catering untuk MBG di wilayah Tanah Laut Pelaihari khususnya untuk  Catering  Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panggung Pelaihari dalam  menyajikan makanan selalu segar dan Sehat.

banner 336x280

Ini dikatakan Suhendarti, S.Pd sebagai Mitra Kerja Badan Giji Nasional (BGN) penyedia MBG yang dimotori Yayasan Nanam Jariyah Indonesia (Mazaya Catering) kepada mediapubliik.net Rabu (17/10)  di Pelaihari secara transparan terbuka bagaimana proses menu makanan dibuat dengan  menerapkan Standard Operating Procedure  (SOP) , pengawasan yang ketat untuk menghasilkan makanan yang aman untuk disajikan.

Memang berat tanggungjawabnya dalam hal melayani 3.181 Pengguna MBG di 26 Sekolah proses pembuatan makan dimulai  setiap hari sejak jam 04.00 hingga 09.00 wita , namun dengan Kepempimpinan Kepala SPPG kami yakin kegiatan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar baik dalam penyediaan aman pangan, aman makanan yang sudah siap terdistribusikan, ujar Etty ( sapaan akrabnya Suhendarti)

Sementara Kepala SPPG, Muslimin Al Maarif, S.H, yang didampingi Asisten Lapangan ( Aslap ) Mujahidin, A.Md.Ak , saat berada di Ruang kerja SPPG Dapur Panggung Pelaihari mengatakan Sejak dimulai  15 September 2025 kegiatan MBG diberlakukan hingga kini sudah bejalan 1 bulan, alhamdulilah  Kami tak mengalami kendala dalam kegiatan MBG ini.

Disinggung bagaimana mendapatkan bahan baku agar terjamin kualitasnya, menurutnya kami bekerjasama dan mendatangkan supplier yang memang terpilih baik,  menekankan kepada supplier agar bahan yang dipilih untuk MBG ini berkualitas baik yakni buah sayur lauk maupun bahan penunjang lainnya.

Setelahya masuk pada proses dapur sesuai SOP yang ada di BGN dalam penilaian akuntan kemudian masuk pada Ahli Gizi untuk perancangan menu, semua periapan sudah di periksa dalam keadaan baik , maka masuklah pada proses persiapan memasak dengan petugas yang telah ditugaskan dimana mereka semua harus memakai Alat Pelindung Diri (APD) meneliti terakhir keamanan bahan baku tidak ada bermasalah.

Pada proses memasak dibagi dalam kloter dari 1 hingga 4, kenapa demikian agar makan tetap terjaga dalam kondisi  baik untuk dimakan sampai ketangan Pengguna MBG betul betul  aman untuk dikonsumsi.

Saat pendistirbusian akhir pranan Asisten Lapangan (Aslap) sangat dibutuhlan sebagai pemeriksaan akhir , jika ditemukan ada barang menu makanan yang tak sesuai dengan keamanannya maka akan dikembalikan dan dilakukan penggantian yang benar benar sehat, jelas Muslimin. (Daus)