Di Pemkab. Tanah Laut, OJK Kenalkan Indonesia Anti-Scan Centre Perannya Sebagai Pengawas

medapublik.net, Pelaihari

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) menerima audiensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan dalam rangka memperkuat sinergi pencegahan penipuan di era ekonomi digital, yang berlangsung di Ruang VIP Lounge, pada Senin (27/04).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman dan perlindungan masyarakat terhadap kejahatan transaksi keuangan.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masturi, S.STP, Asisten Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Kalimantan Selatan, Andy Rahman Yuliman, serta tim OJK Kalsel.

Dalam pemaparannya, pihak OJK menyampaikan bahwa rendahnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme pelaporan penipuan menjadi tantangan utama. Padahal, kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan dalam menyelamatkan dana korban.

OJK juga mengenalkan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) sebagai forum koordinasi terpusat untuk mempercepat penanganan kasus penipuan transaksi keuangan, dengan melibatkan perbankan, penyedia jasa pembayaran, serta platform e-commerce sebagai eksekutor, dan OJK sebagai pengawas.

Selain itu, OJK mengungkapkan bahwa kerugian akibat penipuan transaksi keuangan secara nasional telah mencapai sekitar Rp9 triliun. Sementara itu, di Tala sendiri tercatat kerugian mencapai kurang lebih Rp1,9 miliar, yang menunjukkan urgensi peningkatan literasi dan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan digital.

Menanggapi hal tersebut, Masturi menyampaikan bahwa Pemkab Tala menyambut baik audiensi dan inisiatif yang disampaikan oleh OJK Kalimantan Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah OJK dalam menghadirkan sistem yang terintegrasi seperti IASC. Ini menjadi upaya konkret dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari maraknya penipuan digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Tala siap mendukung dan memperkuat kolaborasi bersama OJK dalam meningkatkan literasi keuangan Masyarakat. (MP/ Diskominfostasan)