BPR TANAH LAUT 2026 Berjalan Baik, Komitmen tingkatkan pelayanan dan kepercayaan Masyarakat

mediapublik.net, Pelaihari

Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanah Laut pada tahun 2026 diharapkan terus berjalan dengan baik, dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, pengelolaan keuangan yang profesional, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberadaan BPR Tanah Laut memiliki peran penting dalam memberikan akses layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.

Dalam menjalankan kegiatan operasional sepanjang 2026, pelayanan yang cepat, aman, transparan, dan sesuai ketentuan perbankan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan nasabah. Selain itu, pengelolaan kredit yang sehat serta penerapan prinsip kehati-hatian juga diperlukan guna menjaga keberlangsungan usaha perbankan.

Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat Tanah Laut (BPR) Suprapto kemarin mengatakan  pada mediapublik.net di Pelaihari, Target BPR Tala alhamdulilah meski kondisi ekonomi tidak baik baik saja kurang kondusif tetapi BPR tetap prodensial penuh kehati hatian selektif.

Karena saat ini kemarau, berdampak kemana mana, kelangkaan BBM, tetapi kegiatan BPR Tala tetap  jalan meski  tidak seperti tahun tahun sebelumnya.

Target tahun 2026 meski asset turun karena kredit  karomah, laba sebelum pajak Rp 1.200.000.000, Insya allah dicapai.

Kerjasama semua pihak  bagus hutang bayarnya lancar, sehingga 2027 menyelesaikan Gapura Qaromah yang selalu disoroti udah selesai.

Target 2027,  akan diturunkan mengingat dampak dari kemarau Panjang, kedua asset berkurang karena dikembalikan Dana Pinjaman untuk Kredit Qaromah jadi target Pendapatan disesuaikan apalagi dampak ekonomi global dunia masih mempengaruhi.

Yang jelas tahun 2027 masih disusun targetnya, dan akan re kalkulasi terhadap asset BPR Tala, sisa berapa tahun kedepan dan kondisi ekonomi bagaimana kemudian akan dituangkan dalam bentuk RKA.

Untuk pendataan para nasabah kita sesuaikan dengan kondisi yang ada, supaya nanti nasabah senang dan kita juga ada persiapan. Jelas Soripto. (MP)