Hadiri Sosialisasi Antikorupsi, Ketua DPRD Tanah Laut Serukan Budaya Kerja Bersih

TANAH LAUT213 Dilihat

mediapublik.net/, Banjarmasin – Upaya memperkuat budaya pemerintahan yang bersih kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut lewat Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar pada Rabu (01/10/2025). Acara yang berlangsung di Banjarmasin ini dihadiri jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto yang membuka kegiatan secara resmi.

Kegiatan yang diinisiasi Inspektorat Daerah tersebut menghadirkan Wakil Bupati HM Zazuli, Ketua DPRD H. Khairil Anwar, Sekda Tanah Laut Ismail Fahmi, serta dua narasumber utama: tokoh agama K.H. Mukri Yunus dan Penyuluh KPK, M. Mujiburahman. Plt. Inspektur Daerah, Riva Mahrani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025 dan Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019 mengenai Pelaporan Gratifikasi.

banner 336x280

Menurut Riva, sosialisasi tersebut digelar untuk menumbuhkan kesadaran integritas di kalangan pejabat pemerintahan. “Kami ingin memastikan seluruh aparatur memahami aturan, meningkatkan kesadaran, dan membangun budaya kerja yang bersih serta bebas dari praktik korupsi,” jelasnya.

Sekitar 100 peserta hadir dari unsur legislatif, kepala SKPD, direktur RSUD dan PDAM, hingga pejabat struktural Pemkab Tanah Laut. Momentum ini makin istimewa setelah dua SKPD—Disperindag serta Disdukcapil—dinyatakan lolos verifikasi lapangan menuju predikat zona integritas WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa korupsi adalah persoalan yang selalu menghantui setiap lini kehidupan. “Selama manusia hidup, selama itu pula hawa nafsu ada. Karena itu, minimal kita terus berusaha mengurangi praktik korupsi dengan saling mengingatkan,” tuturnya. Ia juga menyinggung persoalan gratifikasi yang menurutnya kerap sulit dibedakan dari budaya memberi dan menerima hadiah.

Bupati berharap kegiatan ini bukan sekadar formalitas penyampaian aturan. Melalui tambahan tausiah agama, ia ingin nilai moral dan spiritual juga ditegakkan. “Komitmen menjauhi korupsi adalah fondasi terciptanya pemerintahan yang dipercaya rakyat dan diridai Allah,” pungkasnya.

Dengan digelarnya sosialisasi ini, Pemkab Tanah Laut menegaskan langkah serius membangun sistem pemerintahan yang bersih, sekaligus memperkuat pondasi integritas di tubuh birokrasi daerah.