mediapublik.net/, Banjarmasin
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Pengairan terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung penataan sektor pertanian di daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur irigasi yang berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Pemkab. Tanah Laut melalui Kepala Bidang Pengairan, Orbit pada mediapublik.net/ kemarin di Banjarmasin menjelaskan bahwa ketersediaan air menjadi faktor utama dalam keberhasilan pertanian, sehingga pihaknya berfokus pada optimalisasi jaringan irigasi yang tersebar di berbagai kecamatan. “Kami melakukan perbaikan saluran irigasi, normalisasi sungai, serta pembangunan pintu air agar distribusi air ke sawah dan lahan pertanian berjalan lancar,” ujarnya.
Petunjuk pelaksanaan (Juklak) didaerah dalam Upaya Pekerjaan dibidang pengairan mengacu pada kewenangan SK Mentri PU Nomor 14 tahun 20212 tentang wilayah Irigasi sekitar 17 ribu hektar yang tersebar di Tala dengan spesifikasi Irigasi Rawa ,irigasi kepemukaan banyak di wilayah Kecamatan Bumi Makmur dan Kurau.
Menggembirakan disini kita didukung Kementrian PU melalui BPS dan Kementrian Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Kalsel dimana Tahun ini sudah ada program cetak sawah hampir 3000 ribu hektar yang sudah dilaksanakan di desa Ujung . Banua Raya, Bati2, Pagatan Besar dan sudah mulai memasuki pertanaman.
Tahun ini hasil dari irigasi yang dioperasikan dipelihara dan dikembangkan kembali sudah menghasilkan penaikan gabah produksi padi. Dimana biasanya tahun 2020 sebelumnya 50 ribu sekarang meningkat 120 ribu ton gabah kering.
Dengan formulasi penduduk kebutuhan Tanah Laut 300 ribu orang dibutuhkan sekita 36 ribu ton sehingga tahun ini mengalami surplus belum termasuk panen lagi di bulan mendatang itu belum terupdet lagi data yang barunya.
Orbit berharap Irigasi yang kita sudah miliki dan berjalan dengan baik di Kecamatan Kurau, Bumi Makmur sesuai tata ruang Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam arah kebijakan Pertanian yang tersebut diberbagai Kecamatan Tanah Laut terus dibina didorong termasuk di Kota Pelaihari yakni wilayah Bramban, Awang, Lok Serapang sudah dilaksanakan tahun ini untuk olah Irigasi d daerah tersebut Insya Allah tahun depan ada design bagaimana cara mengalirkan air mengingat pada daerah ini berada pada posisi Sungai dan sawahnya cukup luas.
Yang jelas secara garis besar kita support sekali terhadap irigasi karena menjadi program Pusat mendukung Asta Cita Pemerintah RI yang menjadi ketahanan pangan.
Kita selalu Komet untuk membantu para Petani serta membantu menghidupkan Komisi Irigasi di Tala dengan melibatkan Para Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang berjumlah 28 Kelompok di Tala dan terus berkembang.
Mudah mudahan ini bisa terus dikembangkan sebagai pemakai air dan Komisi Irigasi yang terdiri dari Dinas Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan steak Holder yang dilibatkan seperti Babinsa setempat dengan tujuan agar pengaturan air dapat terdistribusi secara adil dan merata ungkap Kabid pengairan Orbit. (Daus)













