mediapublik.net
Menarik dan menarik bersemangat. Itulah antusias bagi 50 Jurnalis binaan BI Kalsel dalam mengikuti Media Gathering di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel, Selasa (12/2).
Setelah dibuka Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (BI Kalsel) Aloysius Donanto, H.W, Aris Prasetyo Redaktur Ekonomi Kompas Nara Sumber beraksi melakukan paparan ekonomi, dengan gaya Bahasa tubuh berbagai wawasan keilmuan dibidang ekonomi disampaikan kepada para jurnalis, itu tak membosankan untuk dicerna mereka
Kemajuan media indormasi yang dipublis dariberbagai media Sosial seperti FB, IG, Tiktok semua dijelaskan apa dampak postif dan negative dalam pemberitaan informasi ke publik. Sekitar 6 jam waktu yang diberikan dalam paparan isu ekonomi , studi kasus ekonomi tak terasa dilewati begitu saja dalam ruang sejuk ber ac.
Aris juga dalam kupasannya mengatakan Artikel ekonomi dalam tulisan haruslah enak dibaca dan dipahami serta disukai audiens kita sehingga Ketika menulis tidaklah sia sia.
Halaman ekonomi selama 7 tahun dalam perjalanan saya di Jurnalis tak pernah saya buka karena membosankan dan tak mengerti apa maksudnya, itulah yang didiskusikan pada media gathering ini supaya bagaimana kita mengemasnya relefan mudah dipahami dan diperlukan itu yang sangat penting ujar Nara sumber dari Kompas ini.
Firdaus dari mediapublik.net sempat melemparkan beberapa pertanyaan kepada Aris tentang derasnya arus informasi yang ditayangkan dari berbagai medsos saat ini berindikasi terkesan menggeser keberadaan tayangan Jurnalistik yang eskistensi nya dipertanggungjawabkan dalam kelembagaan resmi berbadan Hukum.
Menurutnya hal itu info dari medsos tidak perlu dirisaukan sebab Pers yang menuliskan karya jurnalistik Adalah informasi yang ditayangkan sudah tervalidasi dijamin kepercayaan informasi itu Adalah benar dan terpercaya dari sumber info yang didapatkan jelas Pria energik ini. (Daus)













