mediapublik.net, Pelaihari
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sepanjang tahun 2026.
Berbagai proyek strategis yang tersebar di sejumlah kecamatan utama di Perkotaan Pelaihari ebagai ibukota Kabupaten Tanah Laut , saat ini menunjukkan progres yang positif dan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas PUPRP Tanah Laut Syahril Harianadi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah ditingkatkan kualitasnya melalui pekerjaan pengaspalan, perbaikan badan jalan, serta pembangunan drainase pendukung.
Selain itu, beberapa jembatan penghubung antar desa dan kecamatan juga terus dikerjakan guna memastikan akses transportasi masyarakat tetap lancar dan aman.
“Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membuka akses ekonomi masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, serta meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.
Hingga pertengahan tahun 2026, sejumlah proyek telah mencapai tahapan signifikan, Kepal Bidang Bina Marga Dwi kepada Mediapubli.net saat berada di Kantin PUPR Tanah Laut Tala Selasa (30/6) mengakui pada pekerjaan fisik jalan maupun rehabilitasi dan pembangunan jembatan sudah terealisasi sekitar 7 %.
Kian hari progres Pembangunan di bidang jalan dan jembatan ini terus digenjot agar cepat selesai. Meski tadinya agak lamban mengingat Kontraktor baru saja menerima Uang DP. Ketika nanti sampai pada pembayaran termin maka pengerjaan proyek tersebut akan bertambah cepat terealisais.
Dwi optimistis seluruh target pembangunan dapat tercapai dengan dukungan berbagai pihak serta pengawasan yang ketat terhadap kualitas pekerjaan.sehingga titik aksesibilitas, pembangunan infrastruktur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pertanian, perdagangan, perikanan, dan usaha masyarakat lainnya yang menjadi penopang perekonomian Kabupaten Tanah Laut.
Adapun tentang paket mana saja yang sudah berjalan dilaksanakan adalah Pendistrian dalam kota pendestrian trotoar di Jalan A Syairani sudah capai 7 % , hari ini Sudah pelaksnaan sudah mencapai 9 % lebih.
Kemudian Paket di Jalan Al manar juga Sudah dikerjakan ada pelebaran dan pengaspalan yang akan dibuat mulus , jalan ini diutamakan karena ada akses untuk warga yang berkegiatan di tempat ibadah, Masjid dan Pesantren. Lebih membantu lagi jalan ini sebagai jalan tembus mengurai lalau lintas kepadatan jalan utama di Kota. Makanya ini harus maksimal dikerjakan, tutur Dwi yang ramah saling mengisi sharing pada mediapublik.net saat berada di kantin PUPR Tala.
Sedangkan Jalan di Desa Bramban masih persiapan, disitu akan ada aspalan dan diusulkan kembali biaya pelaksanaannya semoga di 2027 tuntas sebab Panjang jalan itu sampai ke Desa Panjaratan Gunung Kayangan.
Begitu juga pada Jalan Takisung Tabanio yang merupakan lintasan jalan menuju destinasi Wisata sedang berproses dan persiapan jalan tersebut semoga di waktu dekat ini sudah masuk bahan marterial sudah siap. Tak hanya itu juga jembatgan Sungai Tabanio 2 , bersama jalannya sudah.
Berikut kegiatan Bina Marga PUPR Tala yang masih dalam pekerjaan adalah Jembatan Pagatan besar kurau kini sedang disulkan melalui paket IGD dengan dana pusat moga bisa disetujui akalo ga kita terus uayakan dengan apbd bila cukup. Jembatan itu memang sudah saatnya diganti, sementara oprit jalan terusnya akan diperbaiki., ditinggikan pada siring batu sehingga warga yang melintasi itu berjalan dengan lancar.
Ruas jalan dari perbatasan Kecamatan Bumi Makmur jalannya adalah ruas bid provinsi itu selalu dikoordinasikan semoga bisa di laksanakan waktu dekat.
Kemudian Kecamatan Kintap Tala adalah jalan salaman riam adungan kini langsung pengaspalan sekitar 3 km dulu masih pengerasan. Memang dari simpang 4 asam asam sampai ke pusat desa kisaran 30 Km panjangnya.
Untuk Jalan Muara Kintap keseberang tetap dilanjutkan agar warga yang beraktivitas disana tidak berkeliling dalam menempuh perjalanannya
Selanjutnya Jembatan Sungai Bakar Kecamatan Bajuin sudah dilaksanakan perbaikan, tahun depan jembatan yang besar diterncanakan ada 2 yang dibaangun yakni Muara Kintap dan Pagatan Besar poros jalan. Jalan Batu lima pengaspalan 2 Km. tahun depan diusulkan lagi. Semoga dukungan Pemkab. Tala melalui PUPR ini Infrastruktur jalan mendukung Kawasan wisata & Nelayan, Pertanian dan lainnya bisa rakyat nikmati. Tutup Dwi Pria gagah berkacamatan ini. (MP/ daus)


















