LSM My Darling Bersama Komunitas Gelar Aksi Bersih Sungai Matah Pelaihari

Mediapublik.net, Pelaihari

Momen kemerdekaan 17 Agustus 2026 menjadi event program bagi LSM lingkungan ini untuk memberikan sumbangsih dalam ikut berpartisipasi membersihkan Kawasan Sungai Matah di Kecamatan Pelaihari kabupaten Tanah Laut.

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ini kembali ditunjukkan LSM My Darling bersama berbagai komunitas dan relawan melalui aksi bersih-bersih di Sungai Matah, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (27/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut difokuskan pada pembersihan sampah yang menumpuk di sepanjang bantaran dan aliran Sungai Matah. Aksi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan dan penyangga ekosistem lingkungan. Kegiatan serupa sebelumnya juga dilakukan My Darling di sejumlah wilayah di Tanah Laut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua LSM My Darling, Muhammad Khaidir, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan sungai dari sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan, mencegah banjir, serta menjaga keindahan kawasan sekitar,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para peserta terlihat antusias mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas, hingga limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari sungai. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan diangkut untuk dikelola lebih lanjut.

Selain membersihkan sungai, para relawan juga memberikan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian sungai.

Sutaji tokoh di RT Matah yang dekat jembatan Matah ini berkomentar hal sama bahwa Upaya menjaga kebersihan sungai secara kolaboratif dinilai efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan embari  berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

Tidak hanya demikian menurutnya jika edukasi tidak ada kesadaran maka Pemerintah Kabuapten Tanah Laut melalui Penegak Perda jika sudah dua kali tidak mengindahkan menjaga kebersaihan terhadap sam[pah yang berserakan maka mereka harus ditindak tegas kenakan hukum Penjara saja.

Beberapa Komunitas yang terlibat dalam aksi bersih tersebut Dinas Lingkungan Hidup Pemkab. Tala, Kapolsek Pelaihari, FORSA, Relawan Samudera, Masyarakat sekitar. (MP/ Daus)