medapublik.net, Pelaihari
Akhir Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadikan momentum Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari
Sebagai agenda Rutinan tidak terlewatkan begitu saja.
Selaku Pemerintah Kabupaten Bupati Tanah Laut melalui Wakil Bupati HM Zazuli ditengah Majelis Mulia yang dibanjiri Santri dan Undangan mengatakan ini sebuah momen dalam memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus membangun generasi muda Tanah Laut yang memiliki iman, akhlak dan pegangan agama yang kuat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Sirajul Huda, Kamis (10/09/2026) berlangsung khidmat.
Dengan dihadiri para habaib, alim ulama, guru agama, pimpinan pesantren, wali santri serta keluarga besar Pondok Pesantren Sirajul Huda
Menambah suasana Kekeluargaan semakin kental dengan Silaturahmi .
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Wabup Zazuli menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Sirajul Huda yang terus berkontribusi dalam pendidikan dan pembinaan umat. Menurutnya, peran lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Wabup mengajak para orang tua dan seluruh masyarakat bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW perlu ditanamkan sejak dini dan diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Terlebih bagi generasi muda, agar di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang begitu cepat, generasi kita tetap memiliki iman, akhlak, dan pegangan agama yang kuat,” pesan Wabup Zazuli.
Hal tersebut sejalan dengan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Lingkungan pesantren diharapkan terus menjadi ruang pembinaan karakter, pembentukan akhlak serta penanaman nilai-nilai yang dapat menjadi bekal generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
Selain penguatan pendidikan dan akhlak, Wabup Zazuli mengajak momentum Maulid Nabi menjadi sarana memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam menjaga kebersamaan dan ketahanan sosial masyarakat.(MP/Diskominfostansan)












