Anisah Wahid : potensi usaha pembuatan albumin ikan haruan sangat menjanjikan

mediapublik.net, Amuntai

Memaksimalkan pemanfaatan sumber daya ikan yang berlimpah dilahan rawa, Dinas Perindustrian Perdagangan, koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar pelatihan teknis pengolahan ikan gabus menjadi albumin ikan dan abon ikan, di Desa Pal Batu Kecamatan Paminggir, Rabu (30/6).

Lima perwakilan peserta dari empat Desa di Kecamatan Paminggir dan Danau Panggang, dilatih Disperingkop UKM HSU dengan narasumber Dr. Ir Dewi Kartika Sari dan Dr. Ir Rita Khairina selaku Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin sebagai instruktur pelatihan.

Kabid Perindustrian M Yani mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya ikan yang berlimpah pada lahan rawa khususnya di Kecamatan Danau Panggang dan paminggir.

Selain itu juga dapat menambah kreatifitas variasi produk olahan ikan disamping dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ikan Gabus  dapat juga diolah menjadi kerupuk, naget dan abon ikan.” kata Yani, disela kegiatan.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid dalam arahannya menilai pentingnya tindak lanjut setelah mengikuti pelatihan, karena kalau tidak ditindaklanjuti maka usaha pelatihan ini dinilai sia-sia.

“Buktikan semua, dari ilmu pengetahuan yang didapat dari pelatihan ini, maka jika kepala Desa membuat proposal untuk membuat dana desa yang dialokasikan untuk memfasilitasi alat-alat penunjangnya, Bupati pasti menyetujuinya, karena ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.” ucap Anisah.

Ditambahkan  Anisah potensi usaha pembuatan albumin dari ikan haruan ini sangat menjanjikan, oleh karena itu ia berharap nantinya para peserta dapat mengemas dan membuat usaha bersama untuk dapat meluaskan pemasaran produksi olahan ikan menjadi berbagai olahan ikan khusus albumin.

Seiring dengan itu, Camat Paminggir,  Harzuki mengatakan terkait dengan kegiatan ini, ia mengharapkan kegiatan ini dapat digelar kembali di beberapa desa di kecamatan Paminggir yang belum melaksanakan pelatihan.

“Disamping keahlian dan ilmu yang didapat, kegiatan ini juga akan meninggalkan ekonomi masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi yang mengikuti pelatihan ini untuk dikembangkan, sehingga menjadi pemuda-pemudi yang kreatif ” Katanya

Menurutnya, pelatihan ini sesuai dengan sumber daya ikan yang berlimpah dilahan rawa khususnya di kecamatan Paminggir, sehingga ketersediaan sumber daya ikan tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. (Abel)

Selain didukung oleh Dekranasda HSU, Disperingkop HSU, pemerintah Desa dan Kecamatan Paminggir, kegiatan untuk Desa Peduli Gambut di kawasan Perdesaan Perikanan ini juga didukung Badan Restorasi Gambut (BRG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *