oleh

Danrem 101/Antasari Ajak Prajurit Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme

mediapublik.net, Bajarmasin

Bertempat di Masjid Miftahul Jannah Korem 101/Ant Jl. Jendral Sudirman, Antasan Besar Banjarmasin, Rabu (20/4/2022). Korem 101/Antasari menggelar peringatan Nuzulul Qur’an  1443 Hijriyah,

Pembacaan ayat suci Al Qur’an Ustadz Aldy Fanyrahman menjadi pembuka , peringatan Nuzulul Qur’an 1443 Hijriyah dengan   tema Implementasi nilai-nilai Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri 1443 H/2022 M dalam kehidupan Prajurit TNI.

Danrem 101/Ant Brigjen TNl Rudi Puruwito, S.E. dalam sambutannya menyampaikan “sejarah sebelum datangnya Agama Islam, merupakan zaman jahiliah, zaman yang serba kezaliman, mabuk-mabukan dan zaman yang penuh maksiat,” ucapnya.

“Diusianya yang ke 40 tahun Nabi Muhammad SAW bermunajad untuk mencari kebenaran hingga akhirnya melakukan perjalanan untuk menyendiri sampai di Gua Hira, kemudian Nabi didatangi oleh Malaikat Jibril dan berkata Iqra (bacalah) dan Nabi Muhammad menjawab aku tidak bisa membaca, lalu Malaikat Jibril kembali berkata Iqra dan akhirnya Nabipun membaca surat Al Alaq ayat 1 – 5,” sebutnya.

Didalam surat Al Alaq ayat 1-5 mempunyai arti  “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qalam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Pada peringatan Nuzulul  Qur’an ini Danrem 101/Ant mengajak untuk meneguhkan kembali tekad dan semangat untuk memantapkan disiplin dan profesionalisme Prajurit TNI demi suksesnya pelaksanaan tugas pokok.

’’Jadikan Al Qur’an sebagai landasan moral, baik dalam kehidupan pribadi, kehidupan keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan mendalami Al Qur’an dengan baik, maka akan terdorong untuk bekerja keras dan bersikap disiplin dalam kehidupan Prajurit TNI,” pungkasnya.

Sementara itu tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Mayor Inf Maserani, S.Ag. menyampaikan Alquran diturunkan pertama kali pada malam 17 Ramadhan, Al Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari,” ucapnya.

“Al Qur’an tidak diturunkan sekaligus melainkan secara berangsur-angsur hal ini sebagai penjawab permasalahan atau sesuai dengan kebutuhan, bahkan sering wahyu turun karena untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepada Nabi.’’

Lebih lanjut pada bulan Ramadhan ini terbagi menjadi 3 fase, fase pertama dari tanggal 1 s.d. tanggal 10 sebagai fase dicurahkan rahmat, fase ke dua tanggal 11 s.d. tanggal 20 sebagai fase maghfirah (ampunan) dan fase ketiga tanggal 21 s.d. terakhir fase pembebasan api neraka. Pada bulan Ramadhan ini juga kita diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebelum pelaksanaan sholat idul fitri,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kasrem 101/Ant, Para Kasi Korem, Dandim 1007/Bjm, Para Kabalak Wilayah Banjarmasin, dan Para Prajurit, PNS serta Persit KCK Koorcabrem 101 PD Vl/Mlw. .(penRem101/YS-KMP)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.