oleh

Mengikuti jaman, Pengrajin Sasirangan Purun harus berinovasi

mediapublik.net, Pelaihari

Megikuti  trend jaman yang selalu berkembang  membuat  para pengrajin kain sasirangan dan pengrajin tas purun harus berinovasi agar tidak ketinggalan dalam berkompetisi di pasar Global.

Ini disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Laut H. M. Sukamta dalam amanatnya pada saat menutup Kegiatan Pelatihan Pembuatan Sasirangan dan Tas Purun yang  berlangsung di Aula Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tanah Laut pada Kamis (12/8).

Kegiatan Pelatihan pembuatan Sasirangan dan pembuatan tas purun ini didominasi kaum perempuan dari rentang usia remaja hingga dewasa. Sebanyak 18 peserta yang terdiri dari 11 orang peserta pembuatan sasirangan dan 7 orang peserta pembuatan tas purun.

Bupati Tanah Laut H. M. Sukamta  mengatakan para pengrajin yang ada di Kabupaten Tanah Laut jangan ragu untuk bermetamorfosa dan jangan pernah ragu untuk berevolusi untuk terus mengembangkan kain sasirangan khususnya dari segi motif yang digunakan.

“Barang yang dipasarkan harus mengikuti trend, apalagi konsumen sekarang ini banyak dari kaum milenial,” ujar Sukamta.

Tanggapan juga datang dari Merita peserta pembuatan sasirangan yang sedang duduk di kelas 12 SMK Negeri 1 Tanah Laut Jurusan Tata Busana. Ia mengaku tertarik mengikuti pelatihan karena ingin lebih menggali kemampuannya di bidang fashion daerah termasuk sasirangan.

Gadis asal Desa Durian Bungkuk ini mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan yang dilangsungkan 1 hari penuh pada tanggal 11 Agustus 2021 kemarin.

“Alhamdulillah hari ini penutupan pelatihannya, banyak ilmu yang saya dapat di sini apalagi hasil karya saya juga diperagakan oleh model di akhir acara,” ujar Merita.

Selanjutnya dalam rangka peduli pasien Covid-19 turut diserahkan pula bantuan berupa bantuan sembako, serta bantuan masker hingga hand sanitizer oleh PT. Jorong Barutama Greston kepada Bupati Tanah Laut. (MP/Diskominfo Tala/DV/RZ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.