oleh

Pengaduan Denny Indrayana ke BAWASLU dihentikan

mediapublik,net, Banjarmasin

Calon Gubernur (Cagub) Kalsel Nomor Urut 2, Haji Denny Indrayana mengaku kecewa atas putusan Bawaslu Kalsel yang menghentikan laporan dugaan pelanggaran TSM dengan terlapor Cagub Kalsel Petahana H Sahbirin Noor, Selasa (10/11).

“Pada sidang pendahuluan ini laporan kasus administratif dan TSM, Bawaslu Kalsel tidak dapat melanjutkan proses ke tahap selanjutnya,” jelas Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah.

Menanggapi putusan Bawaslu Kalsel ini, Cagub Kalsel Haji Denny Indrayana mengaku sangat kecewa. Sebab, menurutnya putusan hanya berdasarkan tekstual tanpa ada rasa dan nilai keadilan. Menurut Denny, ia sudah terbiasa mengalami hal seperti ini dan hukum seperti zombie, bergerak seperti hidup, tetapi mati.

“Saya sudah biasa mendapatkan putusan yang tekstual dan sangat jauh mencerminkan rasa keadilan yang dibutuhkan masyarakat. Hukum seperti Zombie, jasad ada tapi tanpa ada roh keadilan,” tegasnya.

Menurut Denny Indrayana zombie -zombie hukum ini biasa terjadi,jika sedang berhadapan dengan kekuasaan atau orang yang punya pengaruh serta kekuasaan.

“Hukum seperti ini biasa tunduk dan tidak berdaya terhadap pengaruh dan kekuasaan,” pungkas Denny Indrayana.

Sebelumnya Denny  saat berada di Cafe Apung mengatakan jika langkah pengaduannya terhadap Cagub. Kalsel nomor urut satu terhenti di BAWASLU Kalsel , ia terus akan menempuh jalur hukum yang lain dengan penuh semangat disampaikannya kepada sejumlah wartawan.(MP/YebeBP)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed