mediapublik.net, Pelaihari
Sorotan Warga atas dugaan beredarnya limbah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin Pelaihari sangat mengganggu Kesehatan ditengah kenyamanan dalam perawatan kesehatan di Rumah Sakit ternama ini.
Beredarnya informasi tersebut langsung ditanggapi RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dan DPRKPLH Kabupaten Tanah Laut.
Direktur RSUD Hadji Boejasin, dr. Sigit Prasetia Kurniawan, menjelaskan bahwa aliran air yang menjadi sorotan diduga berasal dari drainase terbuka, bukan limbah B3.
Sementara itu, limbah domestic Rumah Sakit diolah melalui sistem IPAL tertutup.
Bahkan, air limbah domestik yang telah diolah dapat dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk menyiram tanaman.
DPRKPLH Tanah Laut yang turun melakukan verifikasi lapangan menyatakan tidak menemukan kondisi membahayakan pada saluran air yang diperiksa. Sempat ditemukan rembesan kecil dari air yang telah diolah, namun kondisinya disebut telah diperbaiki.
Intinya pengawasan pengelolaan limbah rumah sakit pun dipastikan terus dilakukan pengelolaan sesuai aturannya. (MP/ Diskominfostasan)












