Gerakan Ayo Membaca dari Jendela Dunia Kita, Dorong Budaya Literasi Anak Tanah Laut

banner 468x60

mediapublik.net, Panyipatan

Upaya menumbuhkan budaya membaca sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.

banner 336x280

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Ayo Membaca yang diselenggarakan Jendela Dunia Kita (JDK) di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Pendiri sekaligus Pembina Jendela Dunia Kita, Hj. Rustini Murtadho Muhaimin Iskandar, Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli, serta sejumlah anggota DPR RI, jajaran pemerintah daerah, organisasi perempuan, tenaga pendidik, dan masyarakat setempat.

Kehadiran Jendela Dunia Kita disambut sebagai bentuk kolaborasi dalam mendorong peningkatan literasi anak. Sebanyak 200 peserta didik kelas I hingga kelas VI dari sejumlah sekolah di wilayah Batakan dan Tanjung Dewa mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi kepala sekolah dan guru masing-masing.

Dalam interaksi bersama anak-anak, Rustini mengajak peserta mengenal pentingnya membangun kebiasaan positif untuk menjadi generasi Indonesia yang hebat. Ia mengingatkan bahwa membaca dan belajar perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, disertai kebiasaan beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, bermasyarakat, bangun pagi, serta tidur lebih awal.

Menurutnya, anak-anak perlu membiasakan diri membaca, memperluas pengetahuan, dan menjaga kesehatan agar dapat tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan. Ia juga mencontohkan tempe, tahu, telur, dan ikan sebagai sumber makanan bergizi yang baik bagi tumbuh kembang anak, sekaligus mengajak anak-anak di wilayah pesisir untuk gemar mengonsumsi ikan.

Pesan tersebut sejalan dengan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang mendorong pembentukan karakter melalui rutinitas positif. Melalui kegiatan yang dikemas secara interaktif, anak-anak diajak memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga kedisiplinan, kesehatan, kebiasaan belajar, dan dukungan lingkungan. (MP/ Diskominfostasan)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *