oleh

Dengan BIMTEK diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM

mediapublik.net, Pelaihari

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tanah Laut bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin gelar Bimbingan Teknis Ahli Hukum Kontrak Konstruksi.

Bimtek yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala Ahmad Khairin didampingi Kepala Dinas PUPR Tala Agus Sektyaji pada Selasa (1/9) di gedung Sarantang Saruntung.

Perwakilan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah 5 Banjarmasin selaku Ketua Panitia, Nahrul Hayat, menyampaikan kegiatan tersebut diikuti 40 peserta dari beberapa perwakilan SKPD di lingkup Kab. Tala, bagian administrasi jasa konstruksi, kontraktor, dan Politeknik Tala.

Menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan praktisi yang kompeten dibidangnya, Nahrul menyampaikan output dari bimtek itu diharapkan berupa pemahaman peserta akan pengertian ilmu hukum, peristiwa hukum dan norma hukum, asas-asas hukum, penggolongan hukum, dasar hukum, akibat hukum dan sengketa hukum, dan mampu menjelaskan perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan kontrak konstruksi.

Lebih lanjut, Kepala Dinas PUPR Tala Agus Sektyaji menyampaikan bimtek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kuliatas  sumber daya manusia khususnya jasa konstruksi.

“Terutama kepada SKPD yang sering melakukan kegiatan kontrak-mengontrak, saya harap dapat memahami isi daripada kontrak, jangan sampai nanti menandatangani tapi tidak tahu isi kontrak atau penyerahan kontrak, karena di situ ada celah-celah kesalahan,” pesan Sektyaji.

Senada, Asisten Bidang Ekobangkesra Ahmad Khairin turut berharap kegiatan bimtek dapat menambah pemahaman mulai dari awal kontrak sampai pelaksanaan

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada kita semua sehingga tidak terjadi lagi kesalahan yang fatal karena ketidaktahuan kita,” pungkasnya. (MP/Diskominfo Tala)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.