PWNU Fatayat Kalsel Daulat 10 wanita Inspiratif digelaran Talk Show

mediapublik.net, Banjarmasin

Berthemakan Perempuan Merdeka   “Perempuan yang mampu berkarya tanpa meninggalkan kodratnya”, Pimpinan Wilayah FATAYAT Nahdatul Ulama Kalimantan Selatan (PWNU Kalsel) menggelar Talk Show  Sabtu (11/9) di hotel  Aria Barito Banjarmasin

Menariknya kegiatan ini sekaligus mendaulat memberikan Penghargaan kepada 10 Wanita Inspiratif Banua kepada Dr. dr. Hj. Wasilah, M.Si, Med, Hj. Syarifah Rugayah, Hj. Hardiyanti Arifin Noor, Hj. Lita Ariani Tambrin, Hj. Ermina, S. Pd, Hj. Nella Aftah, Yuniati, SH. MH, dr. Hidayah, Hj. Rinda Herliani, SE, Dewi Nurnani.

Selain itu dalam Talk Show secara langsung dan Virtual mengahdirkan  Pemateri Guest Speaker Wakil Gubernur Lampung, Wanita berprestasi itu adalah   Hj. Chusnunia Chalim,  SH,  M. Si,  M. Kn,  Ph. D.

Ketua umum Fatayat NU Kalsel Hilyah Aulia,  SH mengatakan gelaran talk show sekaligus pemberian pengahargaan kepada 10 Wanita Inspirasi banua ini yang pertamakalinya dilaksanakan seyogyanya dibulan Agustus namun karena pandemi covid19 terpending.

Dengan gelaran ini kami akan memperlihatkan Perempuan Perempuan itu bisa meredeka beraktivitas, bisa berkarya, bisa berprestasi diluar makanya themanya kita ambil Perempuan merdeka, Perempuan yang berkarya tanpa meninggalkan kodratnya.

Bagaimanapun hebatnya Perempuan diluar walaupun dia sebagai pejabat dan lainnya Ketika dia Kembali kerumah dia harus tetap sebagai istri yang taa,t tunduk, patuh pada suami dan tetap sebagai ibu dari anak anaknya yang, bertumbuh menjadi generasi muda.

10 wanita inspirasi ini mewakili Wanita hebat Wanita luar biasa, Wanita banua yang ada di Kalsel, mereka berasal  dari berbagai latar belakang yakni Akademisi, Pengusaha, Politisi, Sosial dengan melihat kegiatan mereka yang aktif diluar bisa berkarya membantu orang.

Mereka mengabdi pada bangsa, banua meski demikian rumah tangganya harmonis dan anak-anaknya luar biasa bertumbuh dengan baik. Itulah yang menjadi kriteria dalam pemilihan 10 wanita tersebut, ujar Hilyah.

Sementara itu dalam sesi Talk Show pemateri dr. Wasilah Ketua TP PKK Banjarmasin , Dosen, yang nota bene istri Walikota Banjaramsin Ibnu Sina mengatakan apa yang digelar oleh PWNU Fatayat  Kalsel adalah luar biasa di perigatan hari Kemerdekaan ke 76.

Esensi dari kegiatan ini bagaimana semua dari perempuan tetap dapat berkarya,  berdaya tanpa meninggalkan kodratnya dan itu tentu sebuah tantangan perempuan banua Kalsel. Karena dalam hidup ini pastilah Kita mempunyai masalah.

Mudah mudahan kesiapan bekerjasama dengan siapapun  yakni dengan pasangan , keluarga , masyarakat akan mendorong kita memiliki kemanfaatan dari orang lain dalam setiap bidang kita.

Pemateri Hj.  Mariyatul menjawab pertanyaan audiens mengatakan   ketika kita Wanita  terjun dalam pekerjaan yang berisiko yakni dalam dunia politik maka jawabannya adalah kita harus meningkatkan perlindungan baik dalam ilmu pengetahuan  maupun yang lainnya.

Diclosing penutup akhir talk show Mariyatul menekankan tetaplah Wanita berkarya dan bernegara dengan berharap selalu dalam lindungan Allah serta jangan lupa selalu bersukur.

Sementara Guest Speaker Pemateri  Chusnunia Chalim, SH, M. Si,  M. Kn,  Ph.D  Wakil Gubernur Lampung meski tak berada secara langsung dalam ruang acara Talk Show namun secara  virtual memberikan pandangan tentang Perempuan dalam berkarya dibidang Politik cukup jelas dilihat pada layar lebar dan didengarkan peserta Talk show.

Dikatakan Wanita Hebat ini peluang Perempuan di dunia politik cukup besar,  di Indonesia bersukur luar biasa ada peluang yang bisa diikuti  dalam gerbong Parlemen yang semakin tahun  alhamdulillah  angka keterlibatannya semakin menaik.

Dalam  dunia politk perempuan betul betul berpeluang namun semua kembali terpulang pada wanita,  sarannya kalau wanita tuntut pada keadilan gunakan kesempatan ambil prannya dipolitik sebagai media dalam berkegiatan  agar kita lebih berdaya., ujar Chusnunia Chalim. (Daus)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *