oleh

Taman Pasar Lawas yang Strategis & Multi fungsi diresmikan Bupati Tala

mediapubik.net, Pelaihari

Penggutingan untaian melati Oleh Bupati Tanah Laut HM Sukamta  dengan  didampingi Forkopimda Tala Rabu pagi (2/2)  menandai  diresmikannya Kawasan Taman Pasar Lawas yang merupakan pusat jajanan Kuliner Pelaihari dikawasan Ruang Terbuka Publik (RTP).

Dalam acara  gran opening Pasar Lawas Drs, Syahrian Nurdin selaku Kepala Dinas KOPDAG Pemkab. Tanah Laut sangat bersyukur dapat membuka memulai kegiatan Pasar Lawas hari ini.

Mengawali Pasar yang sudah berumur 20 tahun lebih ini dimulai pertemuan dengan  para pedagang tahun 2020 kemudian tahun 2021 pertemuan dengan Tokoh masyarakat dilanjutkan pertemuan dengan Dewan Perwakiilan Rakyat Daerah  (DPRD) Tala terkait dengan rencana pembongkaran asset Pemda Pasar Lama.

Tahun 2021  mulai dibangun yang dilanjutkan tahun 2022. Inilah perjuangan yang berat yang tidak semudah membalikkan tangan yang dibangun selesai dibuat begitu saja, ujar Syahrian.

RTP ini adalah ibarat Mutiara yang timbul di tengah-tengah kegelapan yang menjadi daya tarisk sendiri bagi kota Pelaihari. Oleh karena itu Syahrian menghimbau kepada Pedcagang untuk mari Bersama menjaga Aset ini dari aspek kemananan ketertiban, sehingga keberadaan pasar ini dapat menambah pendapatan Para Pedagang.

Sementara  Bupati Sukamta  mengatakan  diresmikannya  RTP Taman Pasar Lawas hari ini adalah sebagai langkah melakukan penataan kota, Insya Allah ini bisa menambah keindahan kota Pelaihari dan menjadi pusat kuliner kita.

RTP ini merupakan tempat yang strategis dan multi fungsi, juga bisa digunakan sebagai tempat berdiskusi dan pengembangan seni budaya, Sehingga kita berharap dapat memberikan nilai tambah pendapatan bagi rakyat kita yang berjualan di area ini,” harap Sukamta.

Bupati Tala H. M. Sukamta juga mengungkapkan keinginannya agar perumahan tua yang masih memilki keaslian bangunan di area sekitar RTP Pasar Lawas tetap dipertahankan, agar kedepannya bisa dimanfaatkan sebagai wisata kota tua di Pelaihari.

“Kita ingin bangunan-bangunan tua yang masih asli di sekitar ini tetap dilestarikan, agar tercipta kesan ini menjadi kota tua Pelaihari dan kedepannya bisa menjadi wisata untuk memperkenalkan kepada generasi selanjutnya bagaimana gambaran Pelaihari zaman dahulu,” pungkas Sukamta.

Selanjutnya Sukamta mengingatkan kepada para pedagang untuk terus menjaga dan memperhatikan kebersihan pada area RTP ini, agar membuat para pengunjung semakin nyaman.(Zahir/ KOMINFO)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.