September Banjarmasin Jadi Ajang Festival Produk Syariah

Banjarmasin, mendiapublik.net

            Keseriusan Banjarmasin sebagai ibukota Kalsel dalam membangun ekonomi Syariah diaktualisasikan dalam bentuk Festival Ekonomi Syariah yang dilaksanakna 12 – 14 September 2019 di Atrium Duta Mall Banjarmasin.

                Ini  diungkapkan  Dadi Esa Cipta, Pejabat Ekonomi Ahli BI Kpw Kalsel yang didamping Humas Haris dalam Jumpa Pers Rutin bulanan Rabu ( 24/7) di Cafetaria BI Lantai III Banjarmasin.

            Kegiatan yang berthema Pengembangan Ekonomi Berbasis Ekonomi Syariah itu, dibagi dalam dua format, yaitu Shari’a Economic Forum dan Shari’a Fair. Untuk Shari’a Economic Forum dengan kegiatan Workshop, Seminar, Forum Bisnis dan TOT. Sedangkan Shari’a Fair dengan kegiatan Pameran, Talkshow dan Lomba.

Saat ini pihaknya melakukan koordinasi dengan Kantor Pusat dan 19 Bank Indonesia di Kawasan Timur Indonesia, untuk mendata mengidentifikasi UMKM, Lembaga Syariah,  Tokoh, hingga Lembaga Ekonomi Syariah yang diikutsertakan dalam kegiatan tersebut.

Target dalam festival ini berharap masyarakat lebih owner lagi dengan produk syariah karena Indonesia Negara muslim terbesar harapannya nanti masyarakat akan mengkonsumsi produk syariah sehingga nanti bisa mendorong peertumbuhan ekonomi.

Khusus Kalsel mayoritas muslim berharap agar menjadi tuan rumah sendiri dirumahnya  jangan sampai produk dari daerah lain justru yang masuk ke kalsel ujar Dadi.

Produk syariah itu bukan hanya produk yang hanya mendapat sertifikasi dari UI tapi  produk pertaniannya  adalah syariah, dimana dalam kandungan beras itu jangan sampai  ada zat zat yang diharamkan masuk kedalam produk tersebut

Kemudian ujar pria berkacamata ini produk sasirangan yang menggunaka pewarna alami juga harus memenuhi syarat , syariah , hingga harus dikembangkan menjadi sebuah produk halal.(Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *